Cara Memilih Skuter Anak Berdasarkan Usia dan Tinggi
Skuter yang pas lebih aman dan jauh lebih seru. Kuncinya mencocokkan tinggi stang dengan anak - plus roda dan dek yang tepat untuk usianya. Begini caranya.
Siap memilih?
Kami membandingkan 10 skuter anak berdasarkan stabilitas, kualitas rangka, kenyamanan berkendara, keamanan, dan harga - 3 roda, 2 roda, dan listrik, untuk setiap usia.
Tepatkan tinggi stang
Faktor kecocokan terpenting: saat anak berdiri di dek, stang harus mencapai antara pinggang dan dada (kira-kira pusar sampai tengah dada). Terlalu tinggi sulit dikemudikan; terlalu rendah ia membungkuk. Stang tinggi setel ideal - tumbuh bersama anak dan mencakup beberapa usia.
Panduan ukuran kasar
| Usia | Tinggi | Skuter |
|---|---|---|
| 2–4 | 85–105 cm | 3 roda, dek rendah, stang pendek setel |
| 4–6 | 105–120 cm | 3 roda atau 2 roda pertama, stang setel |
| 6–9 | 120–135 cm | 2 roda, lipat, stang setel lebih tinggi |
| 9–12 | 135 cm+ | 2 roda lebih besar atau listrik pemula |
Roda dan dek juga penting
- Roda lebih besar melaju lebih mulus di gundukan; lebih kecil lebih lincah - kebanyakan skuter anak di antaranya.
- Dek lebar dan rendah lebih stabil untuk kaki kecil.
- Batas berat - pastikan anak di bawahnya, terutama yang lebih besar/berat.
Saat di antara ukuran
Karena skuter bagus tinggi-setel, jarang perlu ukuran berlebih - setel stang agar pas sekarang dan naikkan saat tumbuh. Hindari stang yang sudah di posisi terpendek namun masih terlalu tinggi; artinya skuter terlalu besar.
Roda untuk pengendara, jumlah untuk usia
Padukan dengan keputusan 3 vs 2 roda: anak kecil di 3 roda stabil, lebih besar di 2 roda setel. Tepatkan tinggi stang dan jumlah roda, maka skuter pas - dan dipakai.
Siap memilih?
Kami membandingkan 10 skuter anak berdasarkan stabilitas, kualitas rangka, kenyamanan berkendara, keamanan, dan harga - 3 roda, 2 roda, dan listrik, untuk setiap usia.
