Kapan sebaiknya berhenti memakai monitor bayi?
Tak ada usia pasti untuk memensiunkan monitor - bergantung pada anakmu, rumahmu, dan ketenanganmu sendiri. Begini cara mengetahui kapan waktunya.
Siap memilih?
Kami membandingkan 10 monitor bayi - WiFi dan non-WiFi - berdasarkan keamanan, kualitas video, jangkauan, dan biaya sebenarnya dengan langganan, untuk tiap anggaran.
Rentang umum
Banyak keluarga memakai monitor dari bayi baru lahir hingga usia balita (kira-kira 2–4), dan sebagian mempertahankan monitor audio atau video hingga prasekolah. Tak ada aturan: banyak yang berhenti lebih awal, sebagian lanjut lebih lama, terutama di rumah besar.
Tanda mungkin sudah waktunya
- Anakmu tidur nyenyak sepanjang malam di kamarnya.
- Kamu bisa mendengarnya dari kamarmu tanpa monitor.
- Anakmu cukup besar untuk bangun dan menghampirimu jika butuh sesuatu.
- Monitor menambah kecemasan (mengecek terus) alih-alih ketenangan.
Alasan untuk lanjut sedikit lebih lama
Rumah besar atau bertingkat, anak yang terbangun atau berkeliaran, atau sekadar kenyamananmu adalah alasan yang sah. Monitor video dengan geser-miring-zoom tetap berguna saat balita bergerak di kamar dan membantu keamanan saat mulai memanjat keluar tempat tidur.
Cara menghentikannya bertahap
Coba matikan layar tetapi pertahankan audio, lalu beralih mengecek langsung, lalu berhenti. Jika anakmu baru pindah ke ranjang besar atau kamar baru, biasanya lebih mudah menunggu sampai ia menyesuaikan diri sebelum memensiunkan monitor.
Siap memilih?
Kami membandingkan 10 monitor bayi - WiFi dan non-WiFi - berdasarkan keamanan, kualitas video, jangkauan, dan biaya sebenarnya dengan langganan, untuk tiap anggaran.
